UAN 2007/2008

Posted on Februari 18, 2008. Filed under: Pendidikan |

Setelah mendalami banyak bacaan berkaitan dengan pelaksanaan UAN saya semakin mengerti mengapa banyak pihak yang tidak setuju dengan program ini. Saya juga pernah punya teman, meski berlainan SMU, yang jadi korban tidak lulus. Sampai teman-teman di SMUnya tidak percaya kalau dia tidak lulus. Selain teman sepermainan, dia juga satu les dengan saya di Primagama, bahkan dia sangat rajin dan aktif mengikuti bimbel. Bahkan dia ikut konsentrasi tambahan untuk UAS (saya tidak ikut). Menurut ukuran saya juga dia seharusnya lulus, karena saya tahu meskipun dia tidak terlalu pintar, namun nilai lima saya yakin sudah ditangan. Bahkan beberapa teman satu sekolahnya pernah berkata dia murid yang rajin juga selalu memiliki nilai yang baik.

Pada waktu ujian beberapa kali saya kontak dengan dia. Hingga akhir Ujian, dia memang terlihat sangat gugup, namun saya tetap menyakinkan semua akan baik-baik saja. Pada waktu hari pengumuman, karena pengumuman diserahkan lewat pos dan yang tidak lulus tidak diberi lewat pos, saya pada pukul 10 telah mendapat hasil dan dinyatakan lulus. Lalu saya bertanya pada teman2 saya yang lain, mereka juga telah diberikan dan lulus. Lalu saya bertanya kepada dia, dia berkata dia belum dapat. Dia sangat gelisah lalu saya menenangkan, saya katakan mungkin tukang posnya masih dijalan atau bom bocor. Karena tidak sabar dia lantas ke SMU nya. Lama tidak datang, ternyata suratnnya datang dan diterima orang dirumahnya. Sungguh kaget dia tidak pulang-pulang, dan dihubungi tidak diangkat. Setelah pulang dengan menangis dia berkata bahwa dia tidak lulus. Saya juga ikut sedih mendengar itu. Dia sudah berjuang ke Jakarta dari Medan untuk menempuh SMA dan berencana mengambil universitas ternama. Tapi semua ditentukan oleh waktu 3 hari tersebut. TIga tahun kerja keras, puluhan ujian, belasan ujian semester, ratusan jam, dan ribuan jam les, telah dia habiskan. Namun semua kandas pada waktu tiga hari, sugguh ironi. Akhirnya dia mengambil paket C dan melanjutkan di sebuah universitas di Sumatera Utara.

Semoga saja ini jadi pelajaran bagi pemerintah. Dan saya juga berharap dia akan lebih baik, meski tidak lulus pada UAN, saya yakin semua tidak ditentukan oleh itu. Kerja keras dan semangat belajarnya selama ini pasti berbuah pada akhirnya.omen

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Satu Tanggapan to “UAN 2007/2008”

RSS Feed for Omenmartin’s Weblog Comments RSS Feed

thanks, please visit our Medan site


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: