Kontroversi UAN 2007/2008

Posted on Februari 7, 2008. Filed under: Pendidikan |

UAN 2007/2008 akan ditambah menjadi 6 mata pelajaran dan nilai minimumnya ditingkatkan lagi..busyet!! Waktu jaman saya aja yang hanya 3 pelajaran dengan nilai minimum 4.25, saya sudah ketar-ketir dan banyak yang tidak lulus (walau dari SMA saya semua lulus).

Ulah apa lagi dibuat sang birokrat yang tak merakyat? Ya, mengapa pertanyaannya seperti itu..? Jawabannya adalah baru-baru ini pemerintah resmi mengetok palu untuk masalah Ujian Akhir Nasional atau Ujian Nasional (sama saja lah.., itu hanya simbol pendidikan yang dibuat pemerintah untuk menyengsarakan generasi penerus bangsa Indonesia).

Ujian Nasional untuk SMA akan dilaksanakan mulai tanggal 22-24 April 2008. Tanggal tersebut akan menjadi hari paling mengesalkan bagi para anak didik, khususnya Saya pribadi…

Betapa tidak, ujian yang 3 hari itu memuat 6 mata pelajaran yang harus dikerjakan siswa 1 hari 2 mata pelajaran. Ya, untuk kelompok IPA, mata pelajaran yang diujikan adalah Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Biologi, Fisika, dan Kimia. Sementara IPS yang diujikan adalah Ekonomi, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris (bahasa munafik yang harus kita tekuni), Matematika Dasar, Geografi, Sosiologi. Mmmph, mamam de tuh 6 mata pelajaran.

Sekarang, coba kita hitung-hitungan,, belajar di kelas X, 1 tahun, di kelas XI, 1 tahun, di kelas XII, 1 tahun. Artinya kalau ditotal kita belajar di SMA, 3 tahun. Masa’ 3 tahun belajar dibayar dengan 3 hari yang 6 pelajaran….?? yang bener aje pemerintah…? (emang bisanya merintah doang, ga mikirin nasib yang diperintah).

Saya post pendapat dari seorang : Dia juga mengkritik hal ini

Dia mengatakan bahwa pengadaan UAN saja sudah salah sistemnya:

  1. <!–[if !supportLists]–><!–[endif]–>UAN dibuat pemerintah yang senangnya memerintah, yang tidak tahu tentang masing-masing kondisi dan prestasi siswa di kelas. Kan yang tau guru yang mengajar, yang tiap hari ketemu dengan anak didiknya..Pemerintah tau apa?
  2. Soal UAN di Jakarta disamakan dengan soal UAN yang di daerah-daerah. Masa’ korban konflik di Aceh, anak didik di pedesaan yang akses pendidikan sangat kurang ngerjain soal UAN yang sama dengan anak didik di kota-kota besar yang sudah sangat maju dalam banyak hal.<!–[endif]–>
  3. UAN tidak ada pengulangan,,. Gimana kalau pada hari pelaksanaan ada anak didik yang lagi kurang sehat banget atau lagi ada masalah yang mengganggunya? Nilai UANnya jelek dan harus ikut paket C. Percuma dong udah belajar mahal-mahal di sekolah favorit Cuma dapet ijazah paket C? Akhirnya ga ada yang mau nerima kerja,, pemerintah juga kan yang rugi, pengangguran bertambah..

mungkin salah satu solusi yang ditawarkan teman kita ini yaitu kelulusan ditentukan oleh masing-masing sekolah (punya otonomi), namun hal tersebut juga akan rawan KKN. Pemerintah memang punya nggapan ingin membuat sebuah sistem standar nasional, tapi setelah melalui berbagai ujicoba terlihat gagal pemerintah seharusnya mengambil sebuah sikap yang lebih tepat. !!

Saya tak dapat bayangkan jika pada tahun ini saya masih mengikuti UAS?? hehe

Make a Comment

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

6 Tanggapan to “Kontroversi UAN 2007/2008”

RSS Feed for Omenmartin’s Weblog Comments RSS Feed

kalo ada yang ga lulus satu pelajaran saja, dia harus ulang dari awal donk. Coba jaman anda juga seperti itu, apa anda mau??? Hey pemerintah!!!!

seharusnya UAN itu cukup 3 saja soalnya ne negara baru berkembang dan atu lagi seharusnya pemimpin to jangan seenaknya sendiri donk menghajar pelajar kelas 3 sma sekarang ne,,, kami stress,,,

aduh yang kelas 3 sma mau mati ne pemerintah,,, banyak banget yang mau di uan kan,,, kalau kami ntar pada stress semua apa jadi sama generasi bangsa,,,
uan cukuop 3 aja deh jangan ditambah lagi,,, keyzzz,,,,

iTu dia!! ia SemOga sMua harApan teman_teman dapaT terwUJud ia!!
ataU jiKa tidak miniMAl teman_teman lulus dengan HAsiL baiK!! amIn

aku juga pusing UN yg akan datang,apalagi waktu UN di ruang kelas ada polisinya(kaya buronan)kaya pemerintah itu ga percaya sama guru2……$%^#@ Mudah2han semua pelajar maupun tingkat SMP dan SMA mau Berujuk rasa langsung oleh pak SBY.

SayA jg lg sTresS abis mkirn UN nnti..
Emgnya pemerintah gak prnah SMA,srharusny mereka ngerasain gmna bratny UN yg dpatok nilai kyk gt.
Indonsia cm gengsi aja,tkut klah sm negra2 laen.. Apa dg sistem kyk gni,lulusan2 sma jd bermuTu,yg ada mlah siswa sbuk nyari kunci jwabn UN ntar.

Pmerintah ato orang2 diatas soNo,kykny memg ga prnh SMA kali ya. Mgkin gak pnya ank yg SMA jg kali…
Saya doakan,smga kita smua khususny anak2 yg ikt ujian nanti lulus smua.. Amiiin…


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: